Bolehkah Mengonsumsi Sisa Nasi yang Dipanaskan Kembali?

situspokermu.com – Saat sedang malas-malasnya menghabiskan waktu dengan memasak di dapur, kita juga sering memilih untuk memanaskan kembali sisa nasi yang kita miliki di dapur.

Akan tetapi, banyak berbagai pendapat beredar jika memanaskan nasi atau makanan berbahan dari nasi dapat membahayakan kesehatan manusia.

Dengan memanaskan nasi juga dapat dipercaya bisa menyebabkan keracunan pada makanan.

Lantas, apa kata ahli mengenai hal tersebut?

Menurut para ahli, nasi dapat dipanaskan kembali setelah dimasak, tetapi tidak disarankan jika sudah dalam jangka waktu yang lama.

Nasi juga sebaiknya segera dimakan setelah dimasak. Akan tetapi, jika kita tidak langsung memakannya, tetap pastikan untuk tidak menyimpannya terlalu lama.

Sebaiknya untuk tidak terlalu lama atau sekitar satu hari sebelum kita memanaskannya kembali. Dan selain itu, tidak disarankan untuk memanaskan nasi lebih dari satu kali dalam sehari.

Jika kita alami hal keracunan pada makanan setelah mengonsumsi nasi yang sudah di panaskan kembali, ada kemungkinan besar hal ini disebabkan oleh bakteri Bacillus Cereus.

Gejala-gejala yang biasanya muncul setelah satu sampai lima jam setelah memakannya. Dan gejala tersebut biasanya berupa mual, diare, dan muntah-muntah.

Saat memasak nasi juga tidak selalu membunuh bakteri. Jadi saat kita memasak nasi dan dibiarkan dingin di suhu kamar, maka Bakteri tersebut juga dapat berkembang biak dan sangat berbahaya jika mengonsumsinya.

Risiko Terkena Kanker Bisa Ditekan Dengan Makan Malam Lebih Awal

situspokermu.com – Dalam memperhatikan waktu makan malam selama ini biasa dikait-kaitkan dengan upaya dalam penurunan berat badan. Akan tetapi, dalam penelitian terbaru yang baru-baru ini dilakukan, waktu makan malam juga ada hubungan nya dengan penyakit kanker.

Pada penelitian tersebut mengungkapkan bahwa waktu makan malam punya korelasi dengan risiko terkena kanker. Dan hal ini dapat menjadi penyebab kematian tertinggi pada pria dan wanita.

Telah diberitahukan bahwa pada seseorang yang makan sebelum jam sembilan malam, atau beberapa jam sebelum tidur akan mengalami penurunan risiko terkena kanker sebanyak 20% dari pada mereka yang makan malam di atas jam 10.

Dalam penelitian ini memang telah dilakukan terhadap beberapa orang yang dengan pola hidupnya berbeda-beda dengan orang dari belahan dunia. Dengan kata lain, dalam studi ini juga belum tentu bisa diterapkan di negara-negara lainnya.

Karena dalam kehidupan modern seperti sekarang ini telah mengakibatkan pola tidur dan jam makan yang telah berubah dari biasanya. Dan kondisi tersebut di anggap sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan manusia.

Namun, belum begitu jelas apa penyebab pastinya mengapa waktu dapat berpengaruh pada makan malam dengan risiko terkena kanker. Akan tetapi irama sirkadian di percaya punya peranan yang besar terhadap ini.

Irama sirkadian adalah sebuah waktu biologis, yang dimana dapat mengatur kapan kita tidur, makan, bangun, dan aktivitas-aktivitas lain yang kita lakukan. Irama sirkadian ini sudah terbentuk selama ribuan tahun lalu. Namun, di era modern ini, waktu biologis manusia cenderung sudah bergeser.